Selasa, 22 Desember 2009

Analisa Bisnis Apotek

Analisa Bisnis Apotek

Apotek adalah bagian dari institusi pelayanan dasar akan kesehatan. Keberadaan apotek sangat penting, mengingat bahwa obat termasuk dalam bagian utama (60%) anggaran pelayanan kesehatan kita. Trilyunan dana pemerintah dan masyarakat digunakan untuk mendapatkan obat. Dengan potensi pasar yang sedemikian besar ini, keberadaan Apotek sebagai distributor resmi yang “paling berhak” dalam bidang obat,memiliki prospek usaha yang sangat bagus. Apotek diberikan wewenang dalam penyaluran obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, obat psikotropik, dan obat narkotik. Penyaluran obat tersebut diperuntukkan bagi pasien dan dokter, klinik, Balai Pengobatan, dan Rumah sakit.
Potensi Bisnis
Potensi bisnis apotek masih sangat bagus. Kondisi ini terkait dengan beberapa fakta:
a) Kesadaran masyarakat akan kesehatan yang semakin tinggi
b) Naiknya angka kesakitan, terutama berkembangnya penyakit-penyakit degeneratif (seperti diabetes, hipertensi, jantung, liver, ginjal, kanker, asam urat) yang memerlukan pengobatan jangka panjang
c) Kesadaran masyarakat untuk membeli obat yang aman dan berijin resmi
d) Deregulasi perijinan apotek yang makin dipermudah
e) Apotek boleh menjual produk-produk lain non obat, seperti kosmetika, makanan
f) Obat merupakan kebutuhan yang mempunyai keunikan tersendiri, semurah apapun jika belum butuh tidak akan di beli orang, tapi jika dalam keaadaan sakit Dan sangat membutuhkan obat, semahal apapun akan dibeli.



Keunggulan Dan Resiko

Keunggulan Bisnis Apotek adalah :

a) Melayani kebutuhan dasar masyarakat akan kesehatan yang selalu diprioritaskan oleh segenap masyarakat terutama dalam kondisi badan kurang sehat
b) Tingkat persaingan relatif lebih kecil Ini disebabkan adanya berbagai tata aturan dan perlunya keahlian yang spesifik untuk menjalankan usaha ini.
c) Hanya memutar dari pihak lain (tidak cash) Beberapa saat setelah apotek berjalan, suatu apotek dapat diberikan kepercayaan oleh Pedagang Besar Farmasi (PBF) untuk membeli produk tidak secara cash. Umumnya diberikan tempo 3-4 minggu.

Resiko
Setiap Usahan tentunya memiliki resiko, Dan resiko Bisnis Apotek adalah :
a) Biaya operasional cukup besar, karena memerlukan tempat yang layak dan melibatkan para profesional yang perlu digaji dengan layak (Apoteker, Asisten apoteker)
b) Obat memiliki waktu kadaluarsa. Bila tidak cukup ahli dalam mengelola obat, maka bisa terjadi banyak obat yang tidak bisa dijual lagi karena telah kadaluarsa

STUDI KELAYAKAN PENDIRIAN APOTEK

1. Modal
a. Modal tetap Rp. 30.000.000;
- Perlengkapan penunjang
(Mebeler, kulkas)
- Perlengkapan apotek Rp. 30.000.000;
- Biaya Sewa Rp 50.000.000,-
- Biaya perizinan Rp. 10.000.000;
- Kendaraan Rp. 12.000.000;
b. Modal Operasional Rp. 120.000.000;
Cadangan modal Rp. 20.000.000; +
Total Modal Rp. 262.000.000;

2. Rencana anggaran dan pendapatan tahun ke-1
a. Biaya rutin bulanan
1). Tenaga kerja
- Apoteker (1 orang ) Rp. 3.500.000;
- Asisten Apoteker (2 orang) Rp. 2.500.000;
- Tenaga ADM/ penjualan bebas (2 orang) Rp. 2.000.000;
- Pembantu umum (2 orang) Rp. 2.000.000; +
Rp. 10.000.000
2). Biaya lain-lain
- Administrasi Rp. 500.000;
- Listrik, telepon Rp. 1.000.000;
- Lain-lain Rp. 500.000;
- Cadangan sewa Rp 2.500.000+
Rp. 4.500.000;

b. Biaya rutin tahun ke-1
1). Biaya bulanan 12 x Rp. 14.500.000; Rp.174.000.000;
2). Tunjangan hari raya (1 bulan gaji) Rp. 10.000.000; +
Total Biaya rutin dalam 1 tahun Rp. 184.000.000;

3. Proyeksi Pendapatan
a. Pendapatan tahun ke-1
Pada tahun pertama dipromosikan resep masuk 20 lembar / hari dengan
harga rata-rata perlembar diperkirakan Rp. 120.000; dengan demikian
akan diperoleh pendapatan pada tahun pertama sebagai berikut :

- Penjualan resep tahun I (20×25x12)xRp.120.000; = Rp. 720.000.000;
- Penjualan bebas 25×12xRp. 350.000; = Rp. 105.000.000;
- Penjualan lain (OWA) 25×12xRp. 50.000; = Rp. 15.000.000;+
Total Pendapatan selama 1 tahun Rp. 840.000.000;

b. Pengeluaran tahun ke-1
- Pembelian obat resep Rp. 468.000.000;
- Pembelian obat bebas Rp. 60.000.000;
- Pembelian OWA (Obat warung) Rp. 12.000.000;
- Pengeluaran rutin tahun I Rp 184.000.000;+
Total Pengeluaran selama 1 tahun Rp. 720.000.000;-
c. Perkiraan laba rugi tahun ke I
Pendapatan - Pengeluaran Rp 120.000.000,-
Pajak pendapatan (10%) Rp. 12.000.000; -
Laba netto Rp. 108.000.000;

4. Perhitungan atas laba / rugi (BEP) tahun I

Pay back periode = 2, 4 tahun
a. ROI = 41.2%
b. BEP = 766.666.666 / tahun
= 63.888.888 / bulan
= 2.555.555 / hari
c. Prosentase BEP = 92 %
d. Kapasitas = 92% x ( 20×25x12 )
= 5520lembar / tahun
= 460embar / bulan
= 18 lembar / hari

IX. PENUTUP
Berdasarkan analisa situasi dan dengan memperhatikan studi kelayakannya, maka pbisnis Apotek mempunyai prospek yang cukup bagus, baik ditinjau dari segi pelayanan maupun usaha.

NB : Kunci sukses sebuah bisnis apotek menang dalam persaingan dengan kompetitor adalah “ Harga yang kompetitif / murah dengan tidak mengurangi persentase keuntungan “
Rahasianya :” Profit diambil saat membeli “

Untuk detail dari rahasia strategi profit saat membeli dalam bisnis apotek silakan hubungi kami di alamat emai : sehatilestari@gmail.com








Minggu, 15 November 2009

Analisa Bisnis Pulsa Elektrik

Analisa Bisnis Pulsa Elektronik


Fakta yang tak terbantahkan bahwa saat ini pengguna telepone di Indonesia telah mencapai sekitar 60 juta orang Dan cendrung terus meningkat. Kebutuhan akan komunikasi semakin dirasakan sebagai kebutuhan pokok dalam menunjang kegiatan sehari-hari

Dan pada kenyataanya 90% pengguna telepone selular memilih produk layanan prabayar, siapa yang bisa menduga kalau ternyata saat ini peredaran uang yang ada dalam transaksi penjualan pulsa prabayar ini telah mencapai 2,7 Triliyun rupiah/bulan

Dan jelas fakta diatas merupakan sebuah prospek bisnis yang sangat menjanjikan untuk mendapatkan keuntungan


Keuntungan Bisnis Pulsa Elektrik


Modal Kecil

Modal pulsa diperoleh dari Re-seller / Agen / Counter berupa deposit yang mereka serahkan sebelum menjual pulsa.


Resiko Kecil

Pulsa merupakan kebutuhan utama yang sudah hampir bisa disejajarkan dengan kebutuhan orang terhadap beras, jadi akan lebih mudah menjualnya, tidak rusak, tidak ada batas kadaluarsa, tidak butuh biaya transportasi


Pangsa pasar Luas

Tak terbantahkan bahwa pengguna telepone selular yang menggunakan produk layanan prabayar begitu besar


Keuntungan Besar

Selama pulsa tetap sebagai barang komoditi ( tidak dibagikan pemerintah secara gratis) maka bisnis ini akan memberikan keuntungan relatif besar


Keuntungan Bisnis Pulsa Menggunakan Server Sendiri

  • Dapat menjual pulsa ke Agen/Re-seller/Counter HP untuk semua operator dengan sistem sms
  • Mendapatkan Keuntungan Maksimal karena Server dapat diarahkan ke Suber Pulsa Termurah dimana saja Dan menjual kembali ke pasar termahal kemana saja
  • Mengelola bisnis pulsa sendiri, tidak menginduk ke Provider/Dealer lain, dapat membentuk Dealer, Sub Dealer Dan Frontliner dengan setup harga Dan bonus/komisi yang berbeda-beda.


Analisa Bisnis Pulsa Elektronik

Produk

Nominal

Modal

Transaksi

Perhari

Analisa Modal

50Reseles

Analisa

Keuntungan

Simpati

5

4.900

2

490.000

30.000

10

9.900

3

1.485.000

45.000

20

19.400

2

1.940.000

30.000

AS

5

4.900

2

490.000

30.000

10

9.900

3

1.485.000

45.000

25

24.350

1

1.217.000

15.000

Mentari

5

5.000

2

500.000

30.000

10

9.900

2

990.000

30.000

Mentari

5

4.900

2

490.000

30.000

8

7.850

3

1.177.000

45.000

10

9.800

1

490.000

15.000

XL

5

5.000

2

500.000

30.000

10

10.000

2

1.000.000

30.000

THREE

10

9.750.

1

487.500

15.000

AXIS

10

9.650

1

482.500

15.000

FLEKSI

10

9.850

1

492.500

15.000

20

19.350

1

967.500

15.000

ESIA

5

4.950

1

247.500

15.000

10

9.850

1

492.500

15.000

FREN

10

9.850

1

492.500

15.000

25

24.350

1

1.217.500

15.000




35

17.666.250

525.000

Keterangan : Perhitungan diatas dengan asumsi usaha sudah berjalan selama 2 bulan, mempunyai 50 reseller dengan transaksi masing-masing 35 ransaksi/hari. Dengan estimasi keuntungan Rp 300,- per transaksi.

Total keuntungan per hari dari 50 reseller Rp 525.000 (35 x 50 x Rp 300,-)


Analisa Cashflow Bisnis Pulsa elektronik

Analisa Modal Awal

Rp 23.550.000


QTY

Harga

Total


Hardware & Software





Komputer SMS Center + Software

1

20.000.000

20.000.000


HP Siemens C55 (2nd)

8

250.000

2.000.000


Kabel data C55

8

50.000

400.000


HP CDMA+Kbl data

1

650.000

650.000


UPS 600 VA

1

500.000

500.000



Analisa Pendapatan Per Bulan





Asumsi 1 Bulan = 30 Hari

30

525.000

15.750.000

15.750.000,-


Analisa Pengeluaran Per Bulan




5.375.000,-

Gaji Karyawan

2 org

1.000.000

2.000.000


Biaya Listrik

1 bln

500.000

500.000


Biaya SMS Sender

30

87.500

2.625.000


Biaya ATK

1 bln

100.000

100.000


Biaya Telepon

1 bln

150.000

150.000



Analisa Keuntungan Per Bulan

Pendapatan – Biaya per bulan ( 15.750.000 – 5.375.000)

10.375.000,-

Analisa balik Modal

Modal awal / Keuntungan Per Bulan (23.550.000 / 10.375.000)

2,275 = 3 bln

Balik Modal setelah bulan ke 5

Saat ini, bisnis pulsa elektronik ini bisa dikatakan bisnis yang bebas krisis moneter

Dapatkan penawaran menarik dari kami jika anda mulai tertarik untuk memulai bisnis pulsa elektronik ini.

NB : >> Modal Awal bisa dicicil

>> Modal Pulsa per hari didapat dari deposito reseller/Agen/Counter

>> Tempat Usaha yang Fleksibel (dapat digabung dengan usaha lain/di rumah)

>> Mendapatkan Pelatihan ratis selama 3 hari untuk Pengoperasian Server

Contact Person : Setiyo Team : 021-98518152

email : sehatilestari@gmail.com


TIDAK ADA BIAYA FRANCHISE, TIDAK ADA BIAYA ROYALTY, TIDAK ADA BIAYA BULANAN, Dan TIDAK ADA KETERIKATAN LAINYA